Untuk inquiry yang dikirim ke kanal resmi, Shallora menentukan tujuan dan cara penggunaan data sepanjang data berada dalam kendali operasional Shallora.
Privacy Policy Shallora Global Event
Kebijakan Privasi ini menjelaskan bagaimana Shallora Global Event menerima, menggunakan, menyimpan, membagikan, melindungi, dan memperbarui data pribadi yang terkait dengan website, formulir inquiry, official brief, komunikasi WhatsApp, email, koordinasi proposal, layanan pihak ketiga, dan kebutuhan acara Corporate & MICE.
Halaman ini disusun untuk memberi informasi yang jelas kepada pengguna, calon klien, perwakilan perusahaan, peserta acara, vendor, dan pihak yang berkomunikasi dengan Shallora. Bahasa di dalamnya dibuat transparan dan praktis, tanpa menyatakan kepatuhan hukum atau sertifikasi yang belum diverifikasi melalui review legal.
Identitas pengelola data harus jelas sebelum data dikirim.
Dalam konteks website dan komunikasi inquiry, Shallora Global Event adalah pihak yang menerima dan mengelola data yang dikirim melalui kanal resmi untuk tujuan membaca kebutuhan acara, menindaklanjuti komunikasi, menyusun proposal, menjalankan koordinasi layanan, serta menjaga keamanan dan fungsi website. Identitas publik brand adalah Shallora Global Event, dengan kanal komunikasi resmi yang ditampilkan pada website.
Untuk permintaan yang berkaitan dengan privasi, koreksi data, penghapusan data, atau pembatasan komunikasi, pengguna dapat menghubungi shalloraglobal@gmail.com. Sebelum publish, kanal email ini wajib diverifikasi agar konsisten dengan halaman Contact, footer, schema, WhatsApp template, dan seluruh metadata website.
Penyedia hosting, email, form handler, analytics, keamanan website, cloud storage, atau platform komunikasi dapat memproses data sebagai penyedia sistem.
Kanal privasi berfungsi sebagai titik kontak operasional. Halaman ini tidak menyatakan bahwa Shallora telah menunjuk DPO formal kecuali hal itu diumumkan secara resmi.
Privacy notice yang kuat harus memberi ringkasan cepat sekaligus jalur penjelasan yang lengkap.
Halaman ini dibangun sebagai kebijakan berlapis. Pengguna dapat membaca ringkasan utama terlebih dahulu, lalu menelusuri kategori data, tujuan penggunaan, dasar pengelolaan, pihak penerima, retensi, hak pengguna, cookie, transfer lintas sistem, dan prosedur permintaan privasi secara lebih rinci. Pendekatan ini menjaga informasi tetap mudah dipahami tanpa menghilangkan detail yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan yang sadar.
Kebijakan ini mencakup seluruh perjalanan data dari kunjungan website hingga koordinasi event.
Privacy Policy ini berlaku untuk data yang diterima melalui website Shallora, halaman layanan, formulir inquiry, WhatsApp, email, panggilan, official brief, proposal request, komunikasi administratif, koordinasi vendor, dokumentasi event bila relevan, serta data teknis yang dihasilkan ketika pengguna mengakses website. Kebijakan ini juga menjelaskan batas penggunaan data yang dapat terjadi sebelum pengguna menjadi klien, selama proses proposal, dan ketika layanan event mulai dikoordinasikan.
Kebijakan ini tidak sepenuhnya mengatur website, aplikasi, sistem pembayaran, platform pesan, penyimpanan cloud, analytics, atau layanan pihak ketiga yang memiliki kebijakan privasi sendiri. Jika pengguna berpindah ke layanan pihak ketiga, praktik privasi pihak tersebut berlaku sesuai ketentuan masing-masing.
Termasuk halaman yang dibuka, informasi perangkat, browser, waktu akses, referral, log teknis, dan data keamanan dasar.
Termasuk nama, perusahaan, kontak, kebutuhan acara, lokasi, periode, jumlah peserta, dan konteks proposal.
Termasuk data peserta, VIP, vendor, venue, dokumentasi, hospitality, teknis, dan data administratif bila diperlukan.
Termasuk WhatsApp, email, catatan follow-up, lampiran, revisi brief, dan bukti komunikasi yang relevan.
Jenis data yang dikelola bergantung pada informasi yang dikirim dan konteks layanan yang diminta.
Shallora tidak selalu mengumpulkan seluruh kategori data di bawah ini. Data hanya diterima bila pengguna, perwakilan perusahaan, klien, vendor, peserta, atau sistem teknis memberikannya secara langsung maupun tidak langsung dalam konteks penggunaan website dan layanan.
Setiap data harus dapat dilacak dari saat diterima sampai dibatasi, diarsipkan, atau dihapus.
Untuk standar kebijakan privasi korporat yang lebih matang, data tidak cukup dijelaskan sebagai “dikumpulkan dan digunakan”. Pengguna perlu memahami perjalanan data secara wajar: kapan data diterima, mengapa dipakai, siapa yang dapat mengakses, berapa lama disimpan, kapan dibagikan, dan bagaimana permintaan koreksi atau penghapusan ditangani.
Data diterima melalui website, form, WhatsApp, email, official brief, komunikasi proposal, atau kanal resmi lain.
Data dibaca menurut konteks: inquiry, calon klien, peserta, vendor, dokumen pendukung, media event, atau data teknis website.
Data dipakai untuk tujuan yang dijelaskan, seperti respons inquiry, proposal, koordinasi, administrasi, keamanan, atau komunikasi layanan.
Data hanya dibagikan kepada pihak internal, sistem, atau vendor yang relevan dengan kebutuhan layanan, hukum, atau keamanan.
Data disimpan berdasarkan kebutuhan operasional, bukti komunikasi, relasi layanan, kewajiban hukum, atau kriteria retensi yang wajar.
Data dapat dikoreksi, dibatasi, dihapus, atau tidak lagi dipakai bila alasan pengelolaan sudah tidak relevan dan tidak ada kewajiban yang menahan.
Pengguna sebaiknya hanya mengirim data yang relevan dengan kebutuhan event. Data sensitif, dokumen identitas, password, akses akun, informasi kesehatan detail, data anak, atau dokumen rahasia tidak perlu dikirim melalui kanal umum kecuali telah ada arahan pengiriman yang sesuai.
Setiap penggunaan data harus memiliki tujuan yang jelas dan dasar pengelolaan yang dapat dijelaskan.
Untuk menjaga transparansi, Shallora membaca pengelolaan data melalui beberapa dasar yang dapat relevan dalam praktik website korporat: tindakan pra-kontrak atau permintaan pengguna, pelaksanaan layanan, persetujuan tertentu, kepentingan operasional yang wajar, keamanan sistem, administrasi, kewajiban hukum, serta perlindungan hak dan kepentingan yang sah. Basis yang berlaku bergantung pada konteks data, kanal, hubungan pengguna dengan Shallora, dan tujuan penggunaan data.
Data digunakan untuk menjawab pertanyaan, menghubungi pengguna, membaca kebutuhan, dan memberi arahan layanan yang sesuai.
Data brief dipakai untuk memeriksa scope awal, kebutuhan proposal, timeline, venue, teknis, dan feasibility komunikasi.
Jika inquiry berlanjut menjadi kerja sama, data dapat dipakai untuk menjalankan administrasi, koordinasi, vendor, dan pelaksanaan event.
Persetujuan dapat diperlukan untuk komunikasi tertentu, dokumentasi, publikasi, marketing, atau data sensitif yang tidak otomatis diperlukan.
Data dapat dipakai untuk menjaga catatan komunikasi, kualitas layanan, keamanan, pencegahan penyalahgunaan, dan pengelolaan risiko.
Data dapat diproses bila diperlukan untuk kewajiban administrasi, permintaan otoritas yang sah, audit, penyelesaian sengketa, atau perlindungan hak.
Penyebutan dasar pengelolaan data di halaman ini bersifat informatif. Penentuan legal basis final untuk kasus tertentu harus disesuaikan dengan hukum yang berlaku, kontrak, jenis data, wilayah pengguna, dan review legal yang relevan.
Data digunakan untuk kebutuhan yang relevan dengan inquiry, proposal, event, dan keamanan layanan.
Shallora menggunakan data secara proporsional untuk membaca konteks acara dan menjaga komunikasi tetap tertata. Data tidak dipakai untuk menjanjikan harga final, ketersediaan venue, kapasitas peserta, hasil acara, atau kerja sama vendor tanpa proses konfirmasi dan proposal terpisah.
Data kontak dipakai untuk merespons inquiry, mengirim klarifikasi, mengatur follow-up, dan membantu pengguna memilih jalur layanan yang sesuai.
Data brief dipakai untuk memahami tujuan acara, format, jumlah peserta, lokasi, periode, teknis, hospitality, dokumentasi, dan risiko operasional.
Informasi yang relevan dapat dipakai untuk menyiapkan proposal awal, estimasi ruang lingkup, kebutuhan vendor, venue, timeline, dan dukungan produksi.
Jika kerja sama berjalan, data dapat digunakan untuk registrasi, komunikasi peserta, kebutuhan VIP, run-down, vendor, logistik, dan operasional acara.
Catatan komunikasi dapat disimpan untuk memastikan proposal, revisi, persetujuan, atau keputusan operasional dapat ditelusuri kembali.
Data teknis dapat dipakai untuk mendeteksi spam, serangan, penyalahgunaan form, gangguan akses, error, atau risiko keamanan lain.
Data penggunaan yang dibaca secara umum dapat membantu memperbaiki struktur halaman, alur CTA, kejelasan layanan, dan pengalaman pengguna.
Form inquiry, WhatsApp, dan email membawa data komunikasi yang perlu dikelola secara tertib.
Ketika pengguna mengirim inquiry melalui form, WhatsApp, email, atau CTA website, data yang dikirim dapat diterima oleh Shallora dan/atau layanan teknis yang digunakan untuk mengirimkan pesan tersebut. Data dapat mencakup isi pesan, metadata pengiriman, waktu komunikasi, nomor kontak, alamat email, nama perusahaan, dan lampiran yang diberikan oleh pengguna.
Pengguna sebaiknya tidak mengirim password, kode akses, nomor identitas, data finansial sensitif, data kesehatan, daftar peserta berskala besar, atau dokumen rahasia melalui kanal umum kecuali Shallora secara khusus memberikan arahan pengiriman yang lebih sesuai.
Jika inquiry membutuhkan data sensitif atau daftar peserta, mintalah instruksi kanal yang lebih aman terlebih dahulu. Data yang tidak relevan dapat ditolak, dihapus, dibatasi, atau diminta untuk dikirim ulang dalam format yang lebih tepat.
Sumber data dapat berasal dari pengguna, klien, sistem, atau pihak pendukung yang relevan.
Tidak semua data selalu datang langsung dari individu yang datanya tercantum. Dalam konteks acara perusahaan, data peserta, narasumber, VIP, vendor, media, atau tamu dapat diberikan oleh perwakilan klien, tim internal, penyedia venue, vendor teknis, atau pihak pendukung lain yang memiliki alasan operasional untuk berbagi data.
Data dikirim melalui form, email, WhatsApp, panggilan, meeting, atau dokumen brief yang diberikan sendiri oleh pengguna.
Klien atau PIC perusahaan dapat mengirim data peserta, agenda, kebutuhan ruangan, daftar tamu, atau informasi operasional yang terkait event.
Server, analytics, security plugin, browser, perangkat, dan layanan pihak ketiga dapat menghasilkan data teknis saat website digunakan.
Data tidak dijual, dan pembagian data dibatasi pada kebutuhan layanan, sistem, atau hukum.
Shallora tidak menjual data kontak atau inquiry kepada pihak ketiga. Dalam konteks layanan event, sebagian data dapat perlu dibagikan secara terbatas kepada pihak yang membantu proses layanan, seperti vendor, venue, partner teknis, penyedia transportasi, hospitality support, dokumentasi, keamanan, penyedia sistem digital, atau otoritas yang berwenang bila ada dasar yang sah.
Data dapat diakses oleh tim yang memerlukan informasi untuk menjawab inquiry, menyusun proposal, mengelola administrasi, atau menjalankan koordinasi event.
Data dapat dibagikan secara terbatas untuk memeriksa ketersediaan, kebutuhan teknis, akses venue, hospitality, dokumentasi, transportasi, atau produksi.
Hosting, email, WhatsApp, analytics, security tools, form handler, CDN, cloud storage, atau CRM dapat memproses data sesuai fungsi teknis.
Data tertentu dapat dibagikan kepada penasihat hukum, akuntansi, audit, atau konsultan profesional bila diperlukan untuk administrasi atau perlindungan hak.
Data dapat diungkapkan bila diminta secara sah oleh otoritas, hukum, sengketa, penyelidikan, atau kebutuhan perlindungan hak yang relevan.
Dalam restrukturisasi, pengalihan bisnis, atau perubahan operasional, data dapat diperlakukan sesuai kebutuhan kelangsungan layanan dan ketentuan yang berlaku.
Layanan pihak ketiga perlu dipahami sebagai bagian dari infrastruktur digital website.
Website dan kanal komunikasi modern biasanya bergantung pada layanan teknis. Shallora dapat menggunakan penyedia hosting, domain, SSL, email, WhatsApp link, form handler, analytics, tag manager, security plugin, CDN, cloud storage, file sharing, platform meeting, atau sistem CRM. Setiap penyedia dapat memproses data sesuai fungsi teknis dan kebijakan masing-masing.
Sebelum publish final, daftar layanan pihak ketiga yang benar-benar digunakan di website dan workflow Shallora perlu diverifikasi agar kebijakan ini sesuai dengan implementasi aktual.
Data dapat berpindah lintas negara secara teknis bila sistem digital bekerja lintas yurisdiksi.
Beberapa layanan digital yang mendukung website, email, analytics, keamanan, cloud storage, atau komunikasi dapat memiliki server, dukungan teknis, atau infrastruktur di luar Indonesia. Dalam kondisi tersebut, data dapat diproses atau diakses lintas negara secara teknis. Pemrosesan seperti ini harus dibatasi pada kebutuhan layanan yang relevan dan tunduk pada ketentuan penyedia sistem serta hukum yang berlaku.
Halaman ini tidak menyatakan bahwa setiap transfer lintas negara telah melalui mekanisme hukum tertentu. Jika kerja sama melibatkan data berskala besar, data sensitif, atau peserta dari banyak yurisdiksi, review legal dan vendor due diligence diperlukan.
Data disimpan selama ada alasan operasional, administratif, hukum, atau keamanan yang wajar.
Shallora menyimpan data selama diperlukan untuk menjawab inquiry, menyiapkan proposal, menjalankan layanan, menjaga catatan komunikasi, mengelola administrasi, memenuhi kewajiban hukum, menangani sengketa, menjaga keamanan, atau memperbaiki layanan. Jika data tidak lagi diperlukan, data dapat dihapus, dibatasi, dianonimkan, atau diarsipkan sesuai konteks.
Keamanan data dijalankan secara proporsional terhadap jenis data, kanal, dan risiko.
Shallora berupaya menerapkan langkah keamanan yang wajar untuk melindungi data dari akses tidak sah, penggunaan tidak sesuai, perubahan tidak sah, kehilangan, atau pengungkapan yang tidak diperlukan. Langkah keamanan dapat mencakup pembatasan akses, penggunaan kanal resmi, manajemen kredensial, pengamanan sistem website, kontrol vendor, dan pembatasan data yang dibagikan.
Data seharusnya hanya diakses oleh pihak yang membutuhkan informasi untuk inquiry, proposal, administrasi, atau pelaksanaan acara.
Data yang diminta dan dibagikan harus dibatasi pada informasi yang relevan, tidak berlebihan, dan sesuai konteks kebutuhan layanan.
Data sensitif atau daftar peserta berskala besar sebaiknya tidak dikirim melalui kanal umum tanpa arahan pengiriman yang lebih sesuai.
Vendor atau pihak pendukung hanya menerima informasi yang relevan dengan tugasnya dan tidak boleh menggunakannya di luar kebutuhan acara.
Indikasi akses tidak sah, kehilangan, atau kebocoran data harus dinilai, dibatasi dampaknya, dan ditindaklanjuti sesuai konteks.
Tidak ada sistem digital yang sepenuhnya bebas risiko. Kebijakan ini tidak menjanjikan keamanan absolut, tetapi menegaskan pendekatan pengamanan yang wajar.
Cookie dan teknologi pelacakan harus dijelaskan sesuai fungsi yang benar-benar digunakan.
Website dapat menggunakan cookie, pixel, tag, log server, local storage, analytics, security tools, atau teknologi sejenis untuk menjalankan fungsi teknis, menjaga keamanan, memahami performa, membaca penggunaan halaman, dan memperbaiki pengalaman pengguna. Jika cookie non-esensial seperti analytics atau marketing aktif, pengelolaan consent dan cookie banner perlu disesuaikan dengan implementasi aktual.
Sebelum publish final, cek apakah website memakai Google Analytics, Meta Pixel, tag manager, chat widget, form plugin, anti-spam, atau cookie non-esensial. Bila iya, cookie notice dan preference mechanism perlu disesuaikan.
Acara perusahaan dan MICE memiliki risiko data yang berbeda dari website biasa.
Layanan Corporate & MICE dapat melibatkan data peserta, narasumber, manajemen, VIP, vendor, performer, media, security, panitia, dan pihak pendukung lain. Data ini dapat dibutuhkan untuk registrasi, akses venue, seating, konsumsi, transportasi, akomodasi, technical run-down, dokumentasi, safety briefing, atau koordinasi lapangan.
Daftar peserta harus dibatasi pada data yang diperlukan untuk registrasi, undangan, akses, hospitality, atau kebutuhan acara yang disetujui.
Data VIP, pejabat, talent, atau kebutuhan keamanan memerlukan pembatasan akses dan penggunaan yang lebih ketat.
Jika event melibatkan anak atau peserta rentan, data harus dikirim oleh pihak berwenang dan dibatasi pada kebutuhan acara yang sah.
Kebutuhan aksesibilitas atau bantuan khusus harus dikelola hati-hati karena dapat mengungkap kondisi pribadi tertentu.
Foto dan video peserta harus mengikuti brief, consent, kontrak, batas publikasi, atau instruksi klien yang relevan.
Vendor hanya boleh menerima data yang diperlukan untuk menjalankan tugasnya, bukan untuk penggunaan promosi bebas tanpa izin.
Pengguna dapat mengajukan akses, koreksi, pembatasan, penghapusan, atau penarikan persetujuan tertentu.
Pengguna dapat menghubungi Shallora untuk menanyakan data yang pernah diberikan, meminta koreksi, meminta pembatasan pemrosesan, meminta penghapusan, menarik persetujuan tertentu, atau menghentikan komunikasi marketing bila komunikasi tersebut digunakan. Permintaan akan dibaca berdasarkan identitas pemohon, konteks data, hubungan layanan, kewajiban administrasi, bukti komunikasi, dan ketentuan yang berlaku.
Pengguna dapat meminta informasi mengenai data yang dikelola, tujuan penggunaan, kategori penerima, dan cara data digunakan dalam konteks Shallora.
Pengguna dapat meminta salinan atau ringkasan data yang dapat diidentifikasi, sepanjang permintaan tersebut dapat diverifikasi dan tidak melanggar hak pihak lain.
Jika data kontak, PIC, perusahaan, atau brief berubah, pengguna dapat meminta pembaruan agar komunikasi tidak menggunakan informasi lama.
Pengguna dapat meminta penghapusan data bila data tidak lagi diperlukan, dengan catatan beberapa data dapat tetap disimpan untuk administrasi, sengketa, keamanan, atau kewajiban hukum.
Pengguna dapat meminta pembatasan penggunaan tertentu atau menyampaikan keberatan terhadap penggunaan yang dianggap tidak relevan dengan konteks awal.
Jika pemrosesan tertentu berbasis persetujuan, pengguna dapat menarik persetujuan untuk penggunaan berikutnya tanpa otomatis membatalkan pemrosesan yang sudah sah sebelumnya.
Shallora dapat meminta informasi verifikasi agar permintaan data tidak diberikan kepada pihak yang tidak berhak. Permintaan yang terlalu luas, tidak jelas, berulang, atau berisiko terhadap hak pihak lain dapat diminta untuk diperjelas terlebih dahulu.
Komunikasi marketing harus berbeda dari komunikasi administratif.
Shallora dapat mengirim komunikasi administratif terkait inquiry, proposal, koordinasi, perubahan jadwal, klarifikasi scope, atau kebutuhan layanan. Komunikasi seperti ini diperlukan agar proses yang sedang berjalan dapat ditindaklanjuti. Jika Shallora mengirim newsletter, campaign, remarketing, atau komunikasi promosi yang tidak langsung terkait inquiry aktif, pengguna dapat meminta penghentian komunikasi tersebut.
Untuk menghentikan komunikasi marketing, pengguna dapat membalas pesan terkait atau mengirim permintaan melalui email privasi. Penghentian marketing tidak otomatis menghentikan komunikasi administratif yang diperlukan untuk inquiry atau layanan yang sedang berjalan.
Data website tidak dimaksudkan untuk keputusan otomatis yang berdampak signifikan.
Kebijakan ini tidak menyatakan adanya penggunaan automated decision-making yang menghasilkan dampak hukum atau dampak signifikan terhadap pengguna. Data website dan inquiry dapat dibantu oleh alat digital untuk pengelolaan komunikasi, keamanan, analitik, atau produktivitas, tetapi keputusan layanan, proposal, dan koordinasi acara tetap memerlukan penilaian manusia.
Jika di masa depan Shallora menggunakan sistem otomatis atau AI untuk profiling, scoring, personalization, atau keputusan yang berdampak signifikan, kebijakan ini harus diperbarui dan pengguna perlu diberi informasi yang sesuai.
Insiden data harus ditangani sebagai risiko nyata, bukan sekadar isu teknis.
Bila terdapat indikasi akses tidak sah, kehilangan, kebocoran, perubahan tidak sah, atau penyalahgunaan data, Shallora perlu menilai jenis data yang terdampak, sumber insiden, potensi dampak, pihak yang perlu dilibatkan, tindakan pembatasan, dokumentasi, serta kebutuhan pemberitahuan kepada pihak yang relevan sesuai konteks dan kewajiban yang berlaku.
Memeriksa data apa yang terdampak, bagaimana insiden terjadi, siapa yang terlibat, dan apakah ada risiko bagi individu.
Membatasi akses, menutup celah, mengganti kredensial, menonaktifkan integrasi berisiko, atau menghubungi vendor terkait.
Mencatat waktu, sumber, data terdampak, tindakan yang diambil, keputusan notifikasi, dan langkah pencegahan ulang.
Memberi informasi kepada pihak yang relevan bila diperlukan oleh hukum, kontrak, tingkat risiko, atau standar tata kelola yang berlaku.
Kebijakan yang matang harus memiliki daftar kontrol yang dapat diperiksa sebelum publish dan setelah proses berjalan.
Agar kebijakan ini tidak berhenti sebagai teks legal-informational, Shallora perlu menjaga daftar kontrol internal untuk cookie, vendor, media library, form handler, kanal komunikasi, permintaan pengguna, dan perubahan halaman. Daftar ini tidak perlu seluruhnya tampil publik, tetapi harus tersedia untuk operator dan reviewer saat CMS QA, legal review, atau pembaruan kebijakan dilakukan.
Kebijakan ini dapat diperbarui bila proses, sistem, kanal, vendor, atau ketentuan berubah.
Shallora dapat memperbarui Privacy Policy ini dari waktu ke waktu. Perubahan dapat dilakukan bila terdapat perubahan website, formulir, kanal komunikasi, vendor, cookie, analytics, workflow event, kebutuhan hukum, struktur layanan, atau praktik operasional. Tanggal pembaruan akan dicantumkan agar pengguna dapat melihat versi terbaru dari kebijakan ini.
Jika perubahan bersifat material, Shallora dapat memberikan pemberitahuan tambahan melalui website, email, atau kanal lain yang dianggap sesuai. Pengguna disarankan membaca kebijakan ini secara berkala, terutama sebelum mengirim data penting atau daftar peserta dalam konteks event.
Pertanyaan penting sebelum mengirim inquiry, brief, data peserta, atau dokumen acara.
Apakah kebijakan ini berarti Shallora sudah tersertifikasi kepatuhan privasi internasional?
Tidak. Kebijakan ini disusun dengan struktur privacy notice profesional dan legal-aware, tetapi tidak menyatakan sertifikasi, kepatuhan final, atau opini hukum. Review legal tetap diperlukan sebelum publish.
Data apa yang perlu saya kirim saat inquiry event?
Kirim hanya data yang relevan untuk membaca kebutuhan acara, seperti nama, perusahaan, kontak, jenis acara, perkiraan peserta, lokasi, periode, kebutuhan teknis, dan konteks brief awal.
Apakah data inquiry langsung menjadi data klien?
Tidak. Data inquiry adalah data komunikasi awal. Status klien, scope, proposal, kontrak, pembayaran, dan pelaksanaan acara memerlukan konfirmasi dan dokumen terpisah.
Apakah Shallora menjual data kontak kepada pihak ketiga?
Tidak. Data kontak dan inquiry tidak dijual. Pembagian data hanya dapat dilakukan secara terbatas untuk kebutuhan layanan, sistem, vendor acara, administrasi, keamanan, atau kewajiban hukum.
Apakah data dapat dibagikan kepada vendor atau venue?
Ya, bila relevan dengan kebutuhan acara. Data yang dibagikan harus dibatasi pada informasi yang diperlukan untuk menyiapkan proposal, memeriksa ketersediaan, koordinasi teknis, hospitality, transportasi, dokumentasi, atau pelaksanaan event.
Apakah saya boleh mengirim daftar peserta melalui WhatsApp?
Untuk daftar peserta, data VIP, data anak, data kesehatan, atau informasi sensitif lain, minta arahan kanal pengiriman yang lebih sesuai terlebih dahulu. Hindari mengirim data sensitif melalui kanal umum.
Apakah komunikasi WhatsApp dan email dapat disimpan?
Ya. Riwayat komunikasi dapat disimpan secara wajar untuk tindak lanjut inquiry, proposal, klarifikasi scope, administrasi, dan pembuktian komunikasi yang relevan.
Apakah Shallora menggunakan cookie?
Website dapat menggunakan cookie teknis, log server, keamanan, analytics, atau teknologi serupa bila fitur tersebut aktif. Pengguna dapat mengatur cookie melalui browser masing-masing.
Apakah data dapat diproses oleh layanan pihak ketiga?
Ya. Hosting, email, form handler, analytics, keamanan website, WhatsApp, cloud storage, dan sistem komunikasi dapat memproses data sesuai fungsi teknis atau operasionalnya.
Apakah data dapat berpindah lintas negara?
Secara teknis dapat terjadi bila layanan digital yang digunakan memiliki server, support, atau infrastruktur lintas yurisdiksi. Transfer seperti ini harus dibatasi pada kebutuhan sistem dan layanan yang relevan.
Berapa lama data disimpan?
Data disimpan selama diperlukan untuk inquiry, proposal, layanan, administrasi, keamanan, kewajiban hukum, atau penanganan sengketa. Jika tidak lagi diperlukan, data dapat dihapus, dibatasi, atau diarsipkan.
Bagaimana cara meminta koreksi atau penghapusan data?
Ajukan permintaan melalui email resmi privasi dengan menjelaskan data yang dimaksud, tindakan yang diminta, dan informasi verifikasi yang cukup agar permintaan tidak diberikan kepada pihak yang tidak berhak.
Apakah saya dapat menarik persetujuan komunikasi marketing?
Ya. Jika komunikasi marketing berbasis persetujuan atau opt-in, pengguna dapat meminta penghentian. Namun, komunikasi administratif terkait inquiry atau layanan yang sedang berjalan dapat tetap diperlukan.
Apakah Shallora membuat keputusan otomatis berdasarkan data saya?
Kebijakan ini tidak menyatakan adanya automated decision-making yang menghasilkan dampak signifikan bagi pengguna. Bila fitur semacam itu digunakan di masa depan, kebijakan harus diperbarui.
Bagaimana jika terjadi insiden keamanan data?
Jika terdapat indikasi insiden yang relevan, Shallora perlu melakukan penilaian, pembatasan dampak, dokumentasi, dan pemberitahuan kepada pihak yang relevan sesuai konteks dan kewajiban yang berlaku.
Apakah kebijakan ini berlaku untuk situs atau vendor pihak ketiga?
Tidak sepenuhnya. Tautan, platform, vendor, atau layanan pihak ketiga memiliki kebijakan dan praktik masing-masing. Pengguna perlu membaca kebijakan privasi pihak tersebut bila berinteraksi di luar website Shallora.
Apakah data foto dan video peserta termasuk data pribadi?
Dalam kondisi tertentu, foto, video, suara, nama, jabatan, atau identitas peserta dapat menjadi data pribadi. Dokumentasi event harus mengikuti persetujuan, brief, kontrak, atau instruksi klien yang relevan.
Kapan kebijakan ini diperbarui?
Kebijakan dapat diperbarui bila ada perubahan kanal, sistem, layanan, vendor, praktik pemrosesan, kebutuhan operasional, atau ketentuan yang relevan. Tanggal pembaruan akan dicantumkan di halaman ini.
Apakah Shallora memiliki daftar vendor dan cookie yang selalu sama?
Tidak selalu. Vendor, plugin, form handler, analytics, cookie, atau layanan komunikasi dapat berubah mengikuti kebutuhan operasional. Karena itu, sebelum publish dan saat pembaruan besar, Shallora perlu meninjau ulang vendor register, cookie register, dan isi kebijakan ini.
Apa bedanya data inquiry, data klien, dan data peserta acara?
Data inquiry adalah informasi awal untuk membaca kebutuhan. Data klien berkaitan dengan pihak yang berkomunikasi atau bekerja sama dengan Shallora. Data peserta acara dapat berasal dari perusahaan, panitia, atau pihak yang berwenang untuk kebutuhan operasional event. Setiap konteks memiliki batas penggunaan, akses, dan retensi yang berbeda.
Apakah dekorasi visual dan radial ray field memuat data aktual?
Tidak. Rotating radial ray field dan visual pada halaman ini bersifat dekoratif dan representatif. Elemen tersebut bukan visualisasi data pengguna, bukan sistem internal, bukan bukti keamanan, dan bukan sertifikasi kepatuhan.
Ajukan permintaan privasi melalui kanal resmi Shallora Global Event.
Untuk permintaan akses, koreksi, pembatasan, penghapusan, penarikan persetujuan tertentu, penghentian komunikasi marketing, atau pertanyaan mengenai data pribadi, hubungi Shallora melalui email resmi. Sertakan konteks data, kanal komunikasi yang pernah digunakan, tindakan yang diminta, dan informasi verifikasi yang cukup. Jangan mengirim password, kode OTP, private key, data identitas sensitif, atau dokumen rahasia melalui kanal umum.

